Keluarga Kami Bertambah Lagi

Keluarga Kami Bertambah Lagi

03-santri di parangtritis-3

santri renang-1Tahun ajaran baru ini, jumlah santri kami bertambah menjadi 19 anak. Dari delapan santri lama, satu orang dengan sangat terpaksa kami pulangkan. Sedangkan santri baru yang kami terima sebanyak dua belas anak.
santri nonton film
Aktivitas di pesantren sudah berjalan satu bulan lebih. Alhamdulillah, santri baru dapat menyesuaikan diri dengan baik. Bulan pertama kami lalui dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan.03-santri motivasi-1

Kami awali kegiatan dengan pengenalan visi misi, sosialisasi aturan, dan gambaran program yang akan dijalani para santri selama belajar di SDTQ Pesantren de Muttaqin. Pelajaran di kelas kami isi dengan berbagai materi motivasi. 03-santri belajar wudhuUntuk sementara, target hafalan belum kami tekankan. Para ustadz masih disibukkan dengan kegitan mengecek juz-juz yang sudah pernah dihafal santri di rumah, mengajari praktik ibadah, serta membimbing santri agar dapat menjalankan jadwal kegiatan harian di pesantren dengan baik.

03-santri main bola-1Pada bulan pertama, kami agendakan rihlah setiap pekan. Pada pekan pertama, santri kami ajak tamasya ke Pantai Parangtritis. Tempat itu kami pilih, karena kami pandang dapat menjadi ruang ekspresi santri. Di sana, santri bebas berlarian, berguling-guling, dan berteriak. 03-santri mengukur seragam baruRuang yang luas dan bebas seperti Pantai Parangtritis dapat menjadi ajang katarsis atau pelepasan yang bagus; santri dapat menumpahkan beban-beban psikologis akibat rasa sedih berpisah dari orang tua. bagi seragam santriBulan pertama kami buat semenyenangkan mungkin, dengan tanpa mengenyampingkan program utama santri menghafal Alquran.

Satu tahun adalah waktu yang cukup pendek. Tak terasa, keluarga besar de Muttaqin sudah bertambah lagi. Anak-anak yang segar dan pintar ini seperti matahari pagi. Mereka datang membawa harapan baru bagi de Muttaqin, orang tua mereka, dan mudah-mudahan kaum muslimin di Indonesia. (teks & foto: Joko)

About Author

Leave a Reply

*