Profil Pesantren

 

Pesantren de Muttaqin bercita-cita membentuk generasi muda yang unggul dalam dua sisi sekaligus: agama dan enterpreneurship

Pesantren de Muttaqin bercita-cita membentuk generasi muda yang unggul dalam dua sisi sekaligus: agama dan enterpreneurship

A.    Latar Belakang
Pesantren De Muttaqin lahir dari keprihatinan terhadap kian menurunnya kepedulian masyarakat terhadap masalah akhlak serta lemahnya daya saing kaum muslimin dalam berbagai sektor ekonomi dan sosial. Ditambah lagi, kebanyakan lembaga pendidikan dewasa ini cenderung mengutamakan target mereka hanya pada pendidikan kognitif. Padahal, bagi seorang muslim, akhlak atau adab termasuk perkara yang diutamakan. Dalam dunia dakwah, akhlak juga memiliki peran cukup besar dalam membentuk persepsi seseorang terhadap Islam. Sebab, pintu pertama orang awam melihat baik buruknya suatu keyakinan adalah dengan melihat baik buruknya pemeluk keyakinan tersebut.

Akhir-akhir ini, kita cukup sering disuguhi berita seputar korupsi yang membuat citra bangsa kita kian terpuruk. Ironisnya, sebagian besar koruptor berasal dari kalangan kaum muslimin. Bahkan, kasus korupsi pernah menimpa salah satu petinggi lembaga negara yang memegang tanggung jawab soal agama. Kondisi ini sangat memprihatinkan.

Belum lagi, ditambah dengan berkembangnya sikap keras, kaku, dan tidak simpatik dari kalangan sebagian kaum muslimin dalam bermuamalah dengan sesamanya. Seperti, kebiasaan mudah mentahdzir atau mencela. Akibatnya, hubungan antar sesama muslim menjadi keruh. Bahkan, berimbas pula pada citra Islam yang menjadi buruk di mata orang awam secara umum. Padahal, Islam pada hakekatnya merupakan sebuah keyakinan dan jalan hidup yang mengajarkan kejujuran dan budi pekerti luhur.

Pesantren de Muttaqin didirikan dengan harapan dapat turut berperan sebagai agen pembentukan dan pembinaan akhlakul karimah para santri pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya. Pembinaan akhlak yang didasarkan pada Alqur’an dan Hadits Nabi yang shohih. Itulah kenapa, akhlak menjadi salah satu materi pelajaran yang diajarkan di pesantren ini mulai dari tingkat dasar sampai tingkat atas. Selain membina akhlak, Pesantren de Muttaqin juga membekali santri dengan berbagai ketrampilan wirausaha.

Harapannya, lulusan Pesantren de Muttaqin dapat unggul bukan hanya dalam sisi diniyah, tetapi juga unggul sebagai tenaga profesional. Kelak, jika para lulusan ini bekerja dan memiliki peran penting, mereka dapat menunjukkan indahnya ajaran Islam melalui akhlak mereka dalam bermuamalah. Jika Alloh taqdirkan sebagian dari mereka menjadi pemimpin, maka mereka dapat menjadi pemimpin yang jujur, disiplin, bersih, benar-benar peduli kepada rakyat, serta memiliki komitmen terhadap amanah yang diembannya. Dengan demikian, konsep Islam yang rahmatan lil ‘alamin akan benar-benar terpancar melalui pribadi-pribadi ini.

B.    Visi dan Misi
Visi Pesantren de Muttaqin adalah menjadi pusat pendidikan insan yang bertaqwa, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu bersaing di era global.

Misi Pesantren de Muttaqin adalah
1.    Membentuk insan yang bertaqwa, berakhlak mulia, disiplin, dan hafal Alqur’an
2.    Membentuk insan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi
3.    Membentuk insan yang mandiri, menguasai bahasa asing (bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin), berwawasan kewirausahaan (entrepreneurship), serta mampu bersaing di era global